Becarefull With Group Bisnis

warninglDisaat belajar bisnis agro bolo dhewe memberikan saran dan jalan keluar yang menurutku bagus karena dia sudah kena dukanya ketika menjalankan bisnis ini.

Ada group yg bergerak dibidang agro, group ini selalu mencari rekanan kerja untuk dijadikan cabang dari group dia, agar ketika ada perminta’an barang dari daerah lain, pihak cabang mewakili untuk menjelaskan dan menjual produknya kepada pembeli.

Untuk menjadi cabang pun ada syaratnya : bayar biaya sebesar yg telah ditentukan oleh grup tsb. dengan kompensasi produk dikirim sebanyak 5 ton + kompor + certificate penunjukan sebagai cabang resmi dari group tsb. dan perjanjian dari awal jika ada pembeli yg berasal dari daerah yg ada cabang,  maka akan diberikan wewenang kepada cabang termasuk harga jual produk tsb. 

Wah … koncoku seneng banget, paling tidak dia merasa dibantu untuk mencari konsumen/pembeli.  setelah berjalan 1,5 tahun baru ketawan, kejadiannya :  ada seorang senior bisnis agro yang datang ke kantor dgn baik hati, beri nasehat kepada temanku bahwa temanku hanya di manfaatin untuk memperluas jaringan produknya. tidak banyak ngomong orang itu langsung telp ke orang kepercayaan yang mengelola group itu dari hp dan di loud speaker jadi teman kami  bisa mendengar pembicara’anya , dengan lihai dia nego untuk harga produk yg kami jual, orang tersebut mengaku dari daerah jawa timur. yang ada orang tsb langsung ditangani sendiri dan dikasih harga dari pusat, yah pasti kalah doong harga cabang. yg ada teman kami kecewa berat, dan merasa di bohongi. apa lagi belum balik modal dan menjadi cabang teman saya tidak di gaji sama group ini.

 Jadi solusinya lebih baik sebagai pembeli lepas dari pada jadi cabang dengan group ini. karna cabang akan dikasih harga jual produk = harganya orang stress. heheheehe dlm artian harga mahal, ngga masuk akal.  Boloku Ngomong Wes Ngga popo Sing Gawe o’rip ora turu,  Mugo2 dibales ambe Gusti Pangeran wong iku.

Tinggalkan Balasan